Kabar Bahagia dan Haru: Harian Jogja dan Pemkab Gunungkidul Siapkan Aksi Hijau di Episentrum Bencana

Sadari 14 Mei 2026 16:44:32 WIB


TANCEP SIDA  – Melengkapi rangkaian dinamika di Tancep, sebuah kabar membahagiakan sekaligus mengharukan datang dari Padukuhan Jono. Wilayah yang sempat viral di kancah daerah akibat bencana banjir dan tanah longsor ini dipilih oleh media ternama Harian Jogja sebagai pusat lokasi peringatan Hari Air dan Lingkungan Sedunia yang direncanakan pada Senin, 18 Mei 2026.
Komunikasi dan koordinasi lintas sektor telah dibangun intensif sejak awal bulan antara pemerintah daerah, donatur, dan penyelenggara. Agenda ini dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Bupati Gunungkidul. Dinas Pertanian turut aktif memberikan pendampingan teknis, berkolaborasi dengan pemerintah kapanewon, pemerintah desa, dan elemen masyarakat melalui rangkaian sarasehan.
Atas arahan Kepala Dinas Pertanian, aksi nyata di lapangan akan difokuskan pada penanaman dan pemberian bantuan 3.000 bibit tanaman penyeimbang ekologi dan ekonomi. Bantuan meliputi tanaman bernilai ekonomi (nangka, sirsak, alpukat), tanaman reboisasi penyerap air (pohon munggur/trembesi yang berkarakter bongsor), serta tanaman pengikat struktur tanah rawan longsor (rumput akar wangi/vetiver).
Uniknya, seluruh titik kumpul, prosesi simbolis, hingga panggung acara sengaja ditempatkan langsung di area sekitar lokasi bencana. Pilihan lokasi terbuka ini diambil untuk memunculkan dokumentasi visual yang kuat sekaligus menghadirkan aura "kisah nyata". Keberadaan luka bencana di Padukuhan Jono menjadi pemantik utama bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara masif di titik nol, sebab lebih baik mencegah daripada mengobati.
Setelah prosesi penanaman, acara akan dilanjutkan dengan talk show yang menghadirkan BPBD Kabupaten Gunungkidul sebagai leading sector kebencanaan untuk mengupas korelasi mitigasi bencana dengan ketahanan pangan. Guna menyatukan semangat bangkitnya warga, acara ini akan dimeriahkan oleh hiburan lokal dari seniman legendaris Gunungkidul, Mbah Baut dan Niken Sarintem, serta penampilan dance susulan dari siswa SLB Sutawijaya di tengah alam terbuka Padukuhan Jono.

 
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial