Tinjau Jembatan Sesek Rawan Hanyut, Kodim Gunungkidul dan Pemerintah Kalurahan Tancep Verifikasi Lok

Sadari 08 Juni 2026 10:39:58 WIB

TANCEP SIDA – Harapan masyarakat Padukuhan Bantengwareng, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, untuk memiliki infrastruktur penyeberangan yang permanen dan aman kini semakin dekat. Pada Senin (08/06/2026) pukul 07.00 WIB, telah dilaksanakan agenda verifikasi dan pengecekan lapangan di lokasi calon pembangunan jembatan baru oleh jajaran TNI.
Kegiatan krusial ini dilakukan oleh perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 0730/Gunungkidul yang diwakili langsung oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tancep. Proses peninjauan fisik di lokasi bantaran sungai tersebut turut dibersamai oleh Lurah Tancep, Dukuh Bantengwareng, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kondisi Memprihatinkan Jembatan Sesek Bambu
Selama ini, mobilitas harian warga di lokasi Bantengwareng sangat bergantung pada jembatan bambu darurat atau sesek. Struktur jembatan tradisional tersebut menuntut warga untuk melakukan swadaya penggantian material bambu secara rutin setiap tahun demi menjaga faktor keamanan minimum.
Kondisi ini kian mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan warga ketika memasuki musim penghujan. Saat banjir besar melanda, jembatan sesek tersebut sangat rawan hanyut terbawa derasnya arus air, sehingga sering kali memutus total akses transportasi dan aktivitas perekonomian warga antarwilayah.
Verifikasi Lapangan demi Alasan Realisasi yang Kuat
Pemerintah Kalurahan Tancep berharap hasil dari agenda verifikasi lapangan bersama jajaran Kodim Gunungkidul ini dapat menjadi basis data dan argumen teknis yang kuat di tingkat komando atas. Validasi kondisi riil di lapangan diharapkan mampu mempercepat persetujuan dan realisasi proposal pembangunan jembatan permanen yang telah diajukan.
"Pengecekan langsung oleh Babinsa dan tim ini sangat penting untuk melihat urgensi di lapangan. Kehadiran jembatan permanen dari program TNI nantinya akan memberikan dampak luar biasa dalam memberikan kemudahan akses, menjamin keselamatan warga, serta memperlancar mobilitas ekonomi sehari-hari tanpa perlu khawatir terisolasi saat banjir," ungkap Lurah Tancep di lokasi peninjauan.
Sinergi yang kuat antara TNI melalui Kodim Gunungkidul, jajaran pamong kalurahan, dan tokoh masyarakat Bantengwareng dalam verifikasi ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan mendasar infrastruktur di tingkat pedesaan.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial