Tingkatkan Transparansi Bansos, Kalurahan Tancep Tuntaskan Pemasangan Stiker Keluarga Miskin

Sadari 04 Maret 2026 10:18:13 WIB

TANCEP SIDA (04/03/2026) – Pemerintah Kalurahan Tancep melaksanakan aksi nyata dalam upaya validasi data kemiskinan dan transparansi penyaluran bantuan sosial. Pada hari ini, Rabu (4/3), tim gabungan mengawali gerakan pemasangan stiker penanda bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dipusatkan di Padukuhan Bantengwareng.
Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran unsur pemerintahan, mulai dari Lurah Tancep, jajaran Pamong Kalurahan, Dukuh, perwakilan Kapanewon, hingga pengurus RT/RW setempat. Prosesi diawali dengan koordinasi intensif di tingkat Kalurahan dan Padukuhan guna menyamakan persepsi, yang kemudian dilanjutkan dengan penyisiran door to door ke rumah-rumah warga penerima bantuan.
 
Capaian 100% dan Fenomena Graduasi Mandiri
Hingga berita ini diturunkan, progres pemasangan stiker di wilayah target dinyatakan telah mencapai 100% clear. Menariknya, langkah labelisasi ini memicu dampak psikologis positif di tengah masyarakat. Tercatat beberapa warga penerima bantuan secara sukarela menyatakan diri telah mampu (sejahtera) dan memilih untuk mengundurkan diri dari daftar penerima manfaat. Hal ini membuktikan bahwa transparansi melalui stikerisasi efektif mendorong kejujuran dan kemandirian ekonomi warga.
 
Instruksi Bupati Gunungkidul
Lurah Tancep, Yudianto, menegaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut langsung dari Surat Edaran Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P. Nomor 8 Tahun 2026 tentang PEMASANGAN STIKER TAHAP KEDUA KELUARGA MISKIN/PRA SEJAHTERA PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Stiker tersebut berfungsi sebagai identifikasi visual agar program perlindungan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. "Pemasangan stiker ini adalah dawuh dari Ibu Bupati Gunungkidul sebagai instrumen identifikasi. Kami mengimbau dengan sangat agar KPM tidak melepas atau merusak stiker penanda tersebut. Berdasarkan regulasi yang ada, pelepasan stiker secara sepihak dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk menggugurkan kepesertaan warga dalam program KPM (Keluarga Penerima Manfaat)," tegas Yudianto dalam keterangannya.
 
Harapan Kedepan
Dengan pemasangan stiker ini, Pemerintah Kalurahan Tancep berharap keadilan sosial semakin nyata dirasakan. Data kemiskinan yang lebih akurat akan memudahkan pemerintah dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif di masa mendatang.
 
 
 
 
 
Redaksi SIDA Tancep
Mengabarkan dari Jantung Desa untuk Masyarakat Sejahtera.
 
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar