Sepekan Pascabanjir dan Longsor Jono Tancep, BPBD Gunungkidul Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material

Sadari 24 Februari 2026 09:07:05 WIB

NGAWEN – Memasuki hari ketujuh setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda Dusun Jono, Kalurahan Tancep, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul melakukan langkah percepatan pemulihan. Pada Senin (23/02/2026), BPBD beserta jajaran lintas sektor menerjunkan alat berat untuk membersihkan material sisa bencana di lokasi terdampak.
Pengerahan alat berat ini difokuskan pada pembersihan material longsor berupa tanah dan batu besar yang sempat menutup akses jalan serta menimbun area pemukiman warga. Langkah ini diambil karena volume material yang terlalu besar jika hanya mengandalkan tenaga manual (gotong royong).
"Pasca sepekan kejadian, hari ini kami fokus pada normalisasi akses dan pembersihan sisa-sisa material yang menghambat aktivitas warga. Kehadiran alat berat sangat krusial untuk mempercepat proses evakuasi tanah," ujar perwakilan jajaran BPBD di lokasi.
Kondisi terkini di Jono, Tancep, menunjukkan kerja sama yang solid antara petugas pemadam kebakaran, relawan, TNI/Polri, dan masyarakat setempat. Selain fokus pada infrastruktur, petugas juga terus memantau stabilitas tanah di sekitar lereng guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari BPBD Kabupaten Gunungkidul terkait status keamanan wilayah. Bagi masyarakat yang ingin memantau peringatan dini cuaca secara real-time, dapat mengakses aplikasi Info BMKG.
 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar